Posted by : Penulis Baru Rabu, 18 September 2019
Kata orang, kalau sudah berpisah akan bertemu suatu hari nanti.
Namun bisakah kita seperti mereka?
Yang ditakdirkan kembali meski tidak dapat bersama.
Jangan katakan iya.
Itu penuh kebohongan dan airmataku tidak dapat berhenti jika terus memikirkannya.
Namun jika kau katakan tidak.
Maka aku tidak ada harapan.

Punggung orang yang kucintai itu perlahan menjauh.
Kuingat sekali bagaimana ia melambaikan tangan selamat tinggal.
Saat kami tidak bisa bersama.
Berpisah bukan karena berkelahi.
Bukan karena kesalahpahaman.
Namun sebuah perbedaan.

Saat itu, susah sekali mencari jalan untuk hanya berdua.
Namun sekali dijalani hubungan itu, hati kami dipenuhi rasa bersalah.
Susah sekali mengucapkan berpisah.
Berat sekali mengakhiri segalanya.
Namun aku tidak sanggup mengatakan, "berhenti."

Dan satu-satunya doaku, adalah tetap di sampingmu.
Amin paling seriusku.

By Jacinda Angel.

Kepada para pembaca, tulisan ini sudah dipublish di Official Account Line. Jadi kuharap tidak ada yang menjiplak, atau menganggap blog ini mencuri karya. Saya akan sangat berterima kasih jikalau tidak ada yang mengikuti tren plagiat di hari bahagia seperti ini. Jikalau ada, saya akan langsung coret, dan blacklist. Terima kasih atas dukungan, dan perhatiannya :)

Share this Article :

{ 0 komentar... read them below or Comment }